TelkomHotspot

Internet & Gadget 4 Comments »

Hari ini,  Speedy Prepaid seharusnya telah diluncurkan. Yang menarik dari layanan ini adalah bahwa untuk mengakses Speedy, tidak diwajibkan berlangganan Speedy. Artinya, ketika kita mempunyai kartu Speedy Prepaid, kita langsung bisa nge-Net layaknya pakai Speedy di rumah atau kantor. Caranya mudah. Cari saja lokasi-lokasi yang telah tersedia TELKOMHOTSPOT.

Hal kedua yang menarik adalah TELKOMHOTSPOTnya sendiri sekarang bisa mendeliver 2 layanan dengan SSID yang berbeda. SSID pertama dinamakan TELKOMHotspot. Apabila kita memilih koneksi menggunakan SSID ini, kita akan memperoleh koneksi Hotspot dengan kecepatan standard (kalau pakai Speedy ya.. sesuai kecepatan Speedy). Untuk mengakses SSID TelkomHotspot ini, kita harus menggunakan kartu Speedy Prepaid atau iVAS.

SSID kedua adalah TelkomHotspot Free dengan akumulasi bandwidth s.d 64 Kbps. Virtual SSID ini disediakan bagi netter yang ingin gratisan. Tapi ya itu… bandwidth 64 harus dibagi-bagi ke seluruh netter yg mengakses TelkomHotspot Free pada saat bersaaan.

Bagi para kontraktor (maksudnya kost atau ngontrak) ayo… buruan segera mengusulkan ke bapak kost-nya supaya pasang TELKOMHotspot. Biar bisa ngeNet di dalam kost. Gak perlu antri di Warnet dan gak takut kehujanan. Buat yang berminat dan berdomisili di Semarang dan sekitarnya bisa kontak Saya di nomor 024-70700776 atau email ke setyabudi@telkom.co.id.

Magis Lebaran

Sekitar Kita 2 Comments »

Magis atau magic sering dipakai juga untuk menggambarkan sebuah efek yang dramatis dari sebuah peristiwa. Kali ini peristiwa tersebut adalah lebaran. Magis yang ditimbulkan oleh lebaran sudah kita ketahui bersama bahkan mungkin banyak sampai-sampai kita tidak sadar sudah terbawa di dalamnya.

Yang paling besar efeknya adalah mudik. Entah sejak kapan budaya ini mulai ada. Beberapa hari sebelum dan setelah lebaran, jutaan orang di seluruh Indonesia melakukan ritual pergi berjamaah dengan istilah mudik ini. Tahun 2004 menurut Suara Merdeka ada 13,5 juta pemudik yang pulang ke kampungnya. Padahal, setiap tahun terjadi peningkatan jumlah pemudik. Bisa dibayangkan berapa juta pemudik tahun 2008 ini?

Saat lebaran tiba, kota tiba-tiba jadi sunyi sedangkan desa menjadi ramai. Pada saat inilah kita bisa merasakan suka duka perjalanan. Ada keriangan dan ada pula kegundahan, kemacetan dan kejengkelan. Di saat ini pula kita bisa ketemu kembali dengan teman-teman semasa kecil dan semasa sekolah di desa.

Dan saat menjelang lebaran, kasihan nian mereka yg lagi cari-cari mobil. Huuuhh (jengkel dan heran), masak Xenia tahun 2007 harganya Rp.112 juta. Padahal harga barunya (2008) hanya 103 juta. Gimana nggak jengkel. Alasannya , silahkan kalau mo inden. Pasti dijamin luamaaa…

Jl. Pahlawan Semarang

Sekitar Kita 2 Comments »

Pak Bibit Waluyo, gubernur baru Jateng kembali membuat sensasi. Kalau beberapa waktu lalu beliau meminta agar apel atau upacara digiatkan kembali di kantor-kantor pemerintahan termasuk sekolah, maka kali ini beliau meminta agar kawasan Jl. Pahlawan Semarang harus bersih dari PKL, reklame dan semacamnya. Lha ini dia masalahnya. Jl. Pahlawan diakui atau tidak saat ini sudah menjadi kawasan yang exciting buat semua kalangan.

Anak-anak muda bisa nongkrong dengan geng motornya. Buatku sich, asal nggak semrawut dan membuat onar pemandangan tersebut ya masih wajar-wajar aja. Setiap orang tentu ingin mengaktualisasikan diri termasuk melalui community tertentu. Keberadaan warung dan cafe lesehan di pinggir jalan Pahlawan juga bukan masalah asal tertib, bersih dan menjual makanan yang baik dan halal. Justru ini mungkin menjadi ciri Jl Pahlawan dan kawasan Simpanglima sebagai pusat kuliner kota Semarang. Gak bisa bayangin rasanya kalau semua itu lenyap. Kawasan yg selama ini ramai pengunjung sebentar lagi menjadi kawasan yang angker dan senyap. Mirip kalau kita mau lewat komplek TNI yang biasanya serba “formil”. It’s his style. Army’s style?

Menara Masjid Agung Jateng (MAJ)

Sekitar Kita No Comments »

Kalau jalan-jalan ke Masjid Agung Jawa Tengah, sempatkan untuk naik ke tower 99 meter nya. Selain pemandangan kota Semarang yang indah, Anda akan disambut dengan hembusan angin yang cukup kencang, cukup untuk menyapu kepenatan dan mengurangi rasa panas/haus khususnya di bulan puasa ini.

Ada juga sebuah pemandangan unik di lift menara MAJ ini. Kalau kita perhatikan, lift yang membawa kita dari lantai 1 menuju lantai puncak (19) hanya terdiri dari dari 5 tombol petunjuk lantai yang kita tuju yaitu lantai 1, 2, 3, 18 dan 19.  Artinya, jangan harap kita bisa turun di lantai 10 misalnya karena tidak terdapat lantai di situ.

Dari lantai 18 atau 19 kita bisa melihat pemandangan MAJ, kawasan perumahan dan sawah sekitar masjid, bahkan bisa melihat laut. Untuk melihat view agar terlihat lebih dekat, telah disediakan beberapa teropong yang bisa dioperasikan dengan coin (seperti telepon umum).

Ada info dan bocoran sedikit nich. Menurut info dari pejabat pengelola MAJ, di lantai 18 nantinya akan dibuka sebuah Cafe melingkar dan bergerak yang membuat pengunjung bisa melihat kota dari segala angle karena ya itu tadi… cafe nya bisa bergerak. Insyaallah juga akan tersedia TelkomHotspot di atas sana. Kalau tidak meleset, tanggal 10 Oktober rencananya akan resmi dibuka.

Sedap Pedas Pujasleraku

Uncategorized No Comments »

Sungguh hebat orang ini (pikirku). Sore menjelang maghrib berdiri di pojok traffic light menanti lampu hijau berganti lampu merah. Kemudian dengan bersemangat disebarlah brosur warna kuning kepada para pengendara motor dan mobil. Pemandangan ini tentu sudah biasa kita lihat. Di kota Semarang paling sering aku temui di perempatan besar misalnya di sekitar Jl. Pahlawan. Dan yang paling rajin tentu saja penjual Loenpia di jalan Gajahmada (aduh lupa namanya…).

Tidak seperti biasanya, kali ini aku mencoba menganalisis (he…he.. kayak pakar aja). Si bapak setengah tua ini pasti pemilik warung makan yang sedang promosi. Maklum, judul brosurnya aja SEDAP PEDAS PUJASLERAKU. Di bawahnya ada beberapa menu masakan plus harganya. Jadi inget sama RM Lombok Ijo di Jl. Gajahmada - tempat favorit keluargaku - karena salah satunya tertera menu ayam kremes kesukaan putriku, Nisa.

Kalaupun yang nyebar brosur bukan pemiliknya, pasti lah seseorang yang dibayar. Mungkin Rp. 100,- per lembar. Lumayan lho. Coba hitung. Kalau dia pegang 1000 lembar saja maka dalam waktu tidak sampai 1,5 jam brosur sudah habis. Asumsinya sederhana. Setiap 1,5 menit (1 menit lampu merah, 1/2 menit hijau) 20 lembar brosur bisa disebar. Jadi jika dihitung dalam 1 jam ada 20 lbr x 40 kali lampu merah = 800 lbr. Kesimpulannya dalam waktu sesingkat itu dia bisa mengantongi Rp. 100 ribu. Ya, kurang-kurang dikit gak apa-apa lah.

Trus benefitnya apa bagi pemilik warung. Dengan Rp. 100 ribu apakah signifikan dampaknya untuk memperkenalkan warungnya? kembali aku beranalisa. Traffic Light tersebut berada di jalan yang setiap sore pasti padat oleh lalu lintas orang pulang kerja. Kebetulan 500 meter ke arah depan adalah lokasi warung yang aku ceritakan tadi. Bisa ditebak, begitu menerima brosur setiap orang akan membaca. Lalu muncullah rasa penasaran di mana sich letak warungnya. Sungguh sebuah cara yang tok cer (batinku).

Maka sore itupun aku meluangkan perhatian untuk sekedar menoleh keberadaan Warung Sedap Pedas. Insyaallah suatu saat ingin juga mencicipi. Hmmm Nyam Nyam Nyam.

Barakallah Ayah…

Uncategorized 1 Comment »

Hari ini sebenarnya tepat 35 tahun umurku karena aku lahir 22 Agustus 1973. Selama aku dibesarkan oleh keluargaku ulang tahun selalu tanpa selebrasi bahkan tanpa ucapan “Selamat Ulang Tahun”. Itu juga yang ingin aku terapkan di keluargaku sekarang. Setelah aku menikah dan punya anak, ucapan selamat dari istri tercinta dan kedua putriku selalu aku peroleh.

Hikmah yg mungkin aku ambil adalah perhatian. Dan kali ini aku tidak akan membahasnya lebih jauh. Yang justru ingin aku ceritakan adalah bahwa ada sesuatu yang baru pada ucapan ultah dari kedua putriku. Tatkala aku pulang kantor kemaren (21 Agustus 08 ) seperti biasa kedua putri tercintaku menyambutku. Namun kali ini ada sesuatu yang tidak seperti biasa dan sepertinya tebakanku tidak meleset. Mereka sedang menyembunyikan sesuatu -yaitu hadiah- yang tidak ingin aku ketahui karena akan dijadikan kejutan esok hari.

Aku : Assalamualaikum…

Yg Besar : Waalaikum salam. Yah, aku to punya kejutan. Tapi tidak untuk sekarang…

Yg Kecil : Iya lo yah.. tadi belinya di …. (si kecil dengan lugunya justru menceritakan tentang kejutan seolah-olah ingin memberikan clue tapi justru malah…)

Singkat cerita, hadiah yg akan diberikan kepadaku besok pagi akhirnya malah dipertontonkan saat itu juga. He…he.. dasar anak kecil. Dan sejurus kemudian si kakak membisikkan sesuatu ke telinga adiknya. Kemudian muncullah ucapan yg membuat aku senang, terharu sekaligus bersyukur… BARAKALLAH AYAH… BARAKALLAH AYAH… dst dilagukan seperti lagu Happy Birth Day. Kalau diartikan kata-kata itu berarti “semoga Allah memberkan barokah kepada ayah”.

Dalam hatiku aku berkata : “bukankah itu sebuah pernyataan yang mulia, baik, penuh harap dan yang paling penting adalah sebuah DOA”. Kata si Mama, Ooooo… itu kan udah biasa dilakukan di sekolahnya

Sungguh sebuah kata-kata dan pelajaran yang paling baik yang pernah kuperoleh dari putri-putriku. Mungkin mereka nggak sadar dan nggak tahu makna dari ucapan tersebut. Namun, jika ungakapan tersebut terus dilestarikan tentu akan lebih hebat maknanya dibanding ungkapan/nyanyian “Happy Birth Day” atau ‘Selamat Ulang Tahun”…

Jerman VS Spanyol di Final EURO 2008. Pantaskah?

Sepakbola 2 Comments »

Saat aku nulis posting ini, tepat pukul 03.35 WIR (Waktu Indonesia Rumahku). Pertandingan Semifinal II baru beberapa detik lalu usai. Semua pemain Spanyol berpelukan, bernyanyi sambil berjingkrak dan terdengar gemuruh nyanyian suporter Spanyol mengiringi suporter Russia yang membisu. Ya, Spanyol untuk kedua kali dalam bulan ini memukul Russia dengan telak 3 gol tanpa balas. Bahkan terasa lebih sempurna karena nggak kemasukan gol sekaligus merebut tiket ke Final. Di depan mereka telah menunggu Jerman.

Pantaskah kedua tim berlaga di Final?

Tentu ini sangat subyektif. Kalau Anda pendukung kedua tim tersebut, tentu jawabannya Ya. Tapi, kalau hal itu ditanyakan kepada pendukung Belanda, Portugal atau bahkan Italy/Perancis tentu jawabannya bisa lain. Jelas itu terserah yang berkomentar. Sah-sah saja ingin ngomong ini dan itu. Yang penting partai final nanti semoga mepertontonkan klimaks sebuah kejuaraan besar. Final Piala Dunia 1990 tentu mengingatkan kita betapa klimaks Final World Cup menyuguhkan tontonan Jerman-Argentina yang antiklimaks. Sepanjang pertandingan minim peluang apalagi gol tercipta dan ditutup oleh sebuah gol penalti kontroversial yang diambil oleh Andreas Brehme. Maradona kemudian menangis.

Bagi saya, partai Final kali ini cukup pantas. Sebetulnya banyak alternatif final yang bisa dianggap pantas dalam kejuaraan ini. Misalnya Portugal/Jerman vs Spanyol/Belanda. Semua tim tersebut telah menunjukkan sepakbola yang atraktif selama turnamen. Banyak pula yang menjagokan sekaligus memimpikan partai final akan mempertemukan Portugal vs Belanda. Alasannya tentu karena Portugal datang ke turnamen dengan predikat Finalis EURO sebelumnya plus sederet bintangnya seperti Ronaldo, Nani, Carvalho, dll. Sedangkan Belanda (sebelum dikalahkan Russia) adalah tim kandidat paling kuat juara dengan produktifitas 9 goal dalam 3 kali bertanding.

Kembali ke Jerman-Spanyol. Jerman pantas masuk ke Final melihat kapasitasnya sebagai tim hebat spesialis turnamen. Walaupun sempat kalah 1-2 lawan Croatia, mental juaranya akhirnya membimbing hingga Final. Spanyol sampai saat ini adalah satu-satunya tim yang belum pernah kalah selama turnamen ini berlangsung. Kolektifitas permainan yang ditunjang pemain-pemain muda berbakat dari klub-klub elite di SPanyol dan Inggris telah membuat tim ini sangat produktif selama turnamen.

Jadi, apalagi… Mari kita sambut partai final ideal!

Ikuti Blogfest 2008!

Data & VAS 2 Comments »

Jangan buru-buru ikut (lho, habis nyuruh kok langsung melarang…)

Soalnya, program ini hanya berlaku bagi kalangan pendidik, siswa termasuk sekolahnya. Nama event-nya adalah Blogfest 2008. Yang merasa masuk kategori, silahkan buruan daftar

Info selengkapnya, lihat DI SINI.

Liburan Singkat ke Sidoarjo

Keluarga No Comments »

Mumpung ada liburan 4 hari (soalnya tgl 13-14 Maret atau rabu-kamis libur nasional) kami sekeluarga jalan-jalan ke Sidoarjo. Tujuan utama memang menengok adikku yang kebetulan istrinya lagi berbadan dua. Tapi, karena pergi ke tujuan jawa timur amat jarang aku lakukan, kesempatan tersebut kami manfaatkan untuk jalan-jalan juga ke Sidoarjo dan sekitarnya.

Tujuan pertama (tentu saja) adalah lumpur sidoarjo. Subhanallah, baru kali itu aku menyaksikan sendiri bagaimana rumah dan pohon tertutup hamparan lumpur. Padahal kejadiannya baru terjadi mulai 27 Mei 2006. Fenomena alam tersebut betul-betul membuat kita bertashbih. Kalau Allah berkehendak, barangkali (naudzubillah) seluruh pulau Jawa bisa dibuat seperti itu dalam sekejap.

Pagi harinya kami menuju ke arah Malang. Tujuannya adalah Taman Safari Prigen Jawa Timur. Mungkin kalau waktunya tepat, liburan di Taman Safari ini akan mengasyikkan. Masalahnya, pada saat itu hujan turun dan waktu sudah cukup sore sehingga pasa saat memasuki area binatang kondisinya sudah agak gelap. Keluar dari area binatang hari semakin gelap, jadi mau gak mau harus langsung pulang. Padahal saya lihat banyak tersedia area permainan terutama untuk anak-anak.

Kesan : cukup OK. Tapi tarifnya mahal amat. Rp. 35 ribu per orang! Seandainya kami sempat menikmati hiburan lainnya, tentu harga segitu jadi sepadan.

Jualan

Data & VAS 4 Comments »

Kalau jualan kue atau makanan mungkin bisa di mana saja tempatnya. Karena hampir semua orang suka kue dan pasti semua orang butuh makan. Namun kalau yang dijual adalah layanan internet tentu harus pilih-pilih orang dan lokasi. Nah, kali ini (atas perintah kantor) aku harus menjual Speedy ke komunitas karyawan dan kebetulan yang aku sasar adalah karyawan Bank Mandiri Semarang. Mumpung pas ada program Speedy for Community.

Dengan berbekal file presentasi yang aku buat, berangkatlah kami (bertiga) ke daerah obyek wisata spesialis untuk Outbound yaitu Sekatul. Sampai di lokasi aku agak kaget karena 1) ternyata fasilitas projector dan layar tidak tersedia. 2) Lebih kaget lagi ketika panitia berkata bahwa alokasi waktu kami hanya 10 menit.

Akhirnya, terpaksalah pakai jurus pamungkas. Ngomong yg  penting-penting saja seputar manfaat internet khususnya buat anak-anak (maklum kebanyakan yg hadir bapak-bapak/ibu-ibu) serta to the point masalah diskon yang lagi berlangsung. Tak ketinggalan adalah memastikan semua peserta menerima brosur dan menitipkan form aplikasi ke Panitia. Memang tidak ada yg apply pada saat ini. Pagi harinya ada 1 orang yang apply. Mudah-mudahan terus bertambah…

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in